6 Anime Terbaik Mirip Seperti Prison School

Prison School atau Kangoku Gakuen merupakan anime yang bergenre Comedy, Ecchi, Romance,School, dan Seinen yang tayang dari 11 Juli 2015 sampai 26 September 2015 [Selama musim Summer 2015].


Deskripsi cerita Prison School terjadi di Hachimitsu Academy, sebuah sekolah khusus wanita yang terkenal tegas dan disiplin di daerah Tokyo, baru saja membuka pendaftaran dan penerimaan untuk pelajar laki – laki dalam sistem barunya. Kiyoshi Fujino adalah salah satu siswa laki – laki tersebut, hal pertama yang ia dan ke-4 teman lainnya Takehito “Gakuto” Morokuzu, Shingo Wakamoto, Jouji “Joe” Nezu, dan Reiji “Andre” Andou sadari pertama kali adalah mereka berlima merupakan satu – satunya siswa lelaki yang masuk ke sekolah tersebut dan dikelilingi oleh lebih dari 1,000 pelajar wanita di sekolah tersebut. Lalu dimulailah perjalanan mesum 5 siswa lelaki tersebut di sekolah wanita ini!

Inilah 6 Anime seperti Prison School


1. Hentai Ouji to Warawanai Neko (The Hentai Prince and the Stony Cat)

Hentai_Ouji_to_Warawanai_Neko-anime wallpaper
  • Episode: 12
  • Tayang: April 2013 – Juni 2013
Berikut Sinopsis Seri dari MAL:
Cerita ini tentang seorang anak SMA kelas 2 yang bernama Youto Yokodera. Youto  berpikir selalu mengarah pada “hawa nafsu,” tapi tidak ada bukti kalau dia itu cabul. Dia mengetahui gosip tentang patung kucing yang bisa mengabulkan keinginan-keinginan bagi yang memintanya. Anak itu pergi untuk memohon agar ia akan dapat mengungkapkan pikirannya yang penuh hawa nafsu kapan pun dan di manapun dia mau. Di patung itu, Youto bertemu dengan Tsukiko Tsutsukakushi, seorang cewek dari sekolahnya dengan harapannya sendiri. Bagaimana kisah selanjutnya setelah pertemuan Youto dan Tsukiko ?

2. Seitokai Yakuindomo

seito-yakuin-domo-wallpaper-anime-visual
  • Episode: 13
  • Tayang: Juli 2010 – September 2010
Berikut Sinopsis Seri dari MAL:
Bercerita tentang Takatoshi Tsuda sebagai wakil ketua OSIS sekolah Akademi Osai, tempat dimana gender imbalance sangat terasa dengan 400an wanita dan 28 pria, dan Tsuda dikelilingi wanita vulgar sebagai satu-satunya anggota OSIS pria.

3. Ladies versus Butlers!

ladies-versus-butler-wallpaper-anime-visual
  • Episode: 12
  • Tayang: Januari 2010 – Maret 2010
Berikut Sinopsis Seri dari MAL:
Hino Akiharu kehilangan orangtuanya ketika ia masih kecil dan diadopsi ke dalam keluarga pamannya. Tapi ia melihat pamannya adalah setelah warisan dari orang tuanya, sehingga ia memutuskan untuk masuk sekolah asrama, Hakureiryou sekolah tinggi. Namun tunggakan putranya-seperti penampilan menakutkan para gadis, yang membentuk mayoritas siswa. Tidak mampu bergaul dengan teman sekelas, Akiharu memenuhi masa pacarnya Saikyou Tomomi.

4. Iketeru Futari

iketeru-futari-wallpaper-anime-visual
  • Episode: 16
  • Tayang: Februari 1999 – Februari 1999
Berikut Sinopsis Seri dari MAL:
Keisuke Saji menghabiskan hari-harinya menghayal tentang gadis-gadis hot dan dia jatuh cinta dengan Akira Koizumi. Dia adalah, gadis cantik dari sekolahnya yang membenci laki-laki pada umumnya dan terlebih lagi laki-laki mesum.

5. Tonagura!

tonagura-wallpaper-anime-visual
  • Episode: 13
  • Tayang: Juli 2006 – Oktober 2006
Berikut Sinopsis Seri dari MAL:
Cerita tentang kembalinya Yuuji teman semasa kecil Kazuki, Kazuki sangat kesal dengan berubahnya sifat Yuuji yang selalu berpikir mesum. Namun Kazuki mulai merasakan adanya ledakan cinta didalam hatinya.

6. Shimoneta to Iu Gainen ga Sonzai Shinai Taikutsu na Sekai (Shimoneta: A Boring World Where the Concept of Dirty Jokes Doesn’t Exist)

Shimoneta-to-Iu-Gainen-ga-Sonzai-Shinai-Taikutsu-na-Sekai-wallpaper-anime-visual
  • Episode: 12
  • Tayang: Juli 2015 – September 2015
Berikut Sinopsis Seri dari MAL:
Enam belas tahun setelah Hukum untuk Ketertiban Umum dan Moral di tetapkan” yang melarang bahasa kasar di negeri jepang,.Tanukichi Okuma mendaftar di sekolah elit moral paling sehat terkemuka di negara itu dan segera diundang ke Organisasi Teroris (SOX) oleh pendirinya, Ayame Kajou. Karena dipaksa untuk bergabung dengan Ayame, Tanukichiberakhir mengambil bagian dalam perbuatan terorisme cabul terhadap ketua OSIS Anna (yang ditaksir oleh Tanukichi).



Original Anime Movie File(N):Project PQ telah mengungkapkan para pengisi suara karakter


 Stage Event Jadwal Anime Jepang 2016 telah mengungkapkan anggota pengisi suara Movie Original yang diproduksi Toei Animation yang bertemakan dance proyek Film Anime ini berjudul File(N):Project PQ.
 
Toei pertama kali mengungkap File(N):Project PQ pada bulan Januari 2015 kolaborasi dengan Tokyo-based idol unit P.IDL (Performance IDol League) bersamaan dengan Single CD “Teenage Blues”. Anime mengikuti lima gadis yang membangun sebuah ikatan dengan Menari. Pada hari sebelum upacara kelulusan SMA mereka, mereka dibawa ke dunia lain. mereka mengetahui bahwa dunia mereka sendiri dalam bahaya, gadis-gadis itu harus menari untuk menyelamatkannya. Film ini dijadwalkan tayang pada tahun 2016.

Inilah para pengisi suara yang telah terungkap:
  • Shiori Izawa (Saya Sasamiya from Gakusen Toshi Asterisk)
  • Tomoyo Kurosawa (Kumiko Oumae from Hibike! Euphonium)
  • Ari Ozawa (Asami Kazari from Active Raid)
  • Asami Seto (Kurokami no Onna from Death Parade)
  • Atsumi Tanezaki (Moe Nishinosono from Subete ga F ni Naru: The Perfect Insider)
Staff Utama Produksi Anime:
  • Director: Naoki Miyahara (Precure All Stars DX the Dance Live: Miracle Dance Stage e Youkoso)
  • Original Character Design: Kohaku Kuroboshi (Sekai Seifuku: Bouryaku no Zvezda)
  • Character Design, Chief Animation Director: Takayuki Urakami (Colorful Movie)
Toei Animation juga mulai menambahkan Video streaming pertama untuk Video Promosi dance File(N):Project PQ:



Sinopsis File(N):Project PQ dari MAL:
Cerita dimulai sehari sebelum upacara kelulusan. Lima gadis sekolah SMA yang masing-masing sibuk dengan kehidupan sehari-hari mereka. Gadis-gadis ini saling bertemu di sebuah dunia fantasi setelah dikirim ada melalui kejadian tiba-tiba. Di sana, mereka mengetahui tentang krisis yang akan dihadapi dunia ini. Cara untuk mencegah krisis ini adalah mereka berlima harus berkolaborasi dan menyatukan hati mereka bersama melalui tarian.
Namun, mereka berlima tidak bisa untuk mencintai dunia, dan tidak bisa mengatakan perasaan mereka yang sebenarnya satu sama lain, sehingga hati mereka tidak dapat bersatu. Batas waktu telah mendekat. Dapat tarian dari lima gadis ini menyelamatkan dunia? Dan akankah mereka dapat lulus dari ujian ini?

Umat Muslim di Shizuoka Gunakan Anime Untuk Galang Dana Pembangunan Masjid




Disini, mungkin bangun masjid tidak sesusah itu. Didukung oleh banyaknya penganut Islam sebagai kaum mayoritas dan empati masyarakat serta dukungan pemerintah daerah, penggalangan dana untuk membangun masjid tampak menjadi pemandangan umum di berbagai titik di area tempat tinggal kita. Namun, bagaimana kalau di Jepang?


Umat muslim di Shizuoka tampak berencana menggalang dana untuk membangun masjid baru disana, dan mereka membutuhkan dana setidaknya 300 juta yen atau sekitar 35 miliyar untuk bisa menyelesaikan masjid tersebut. Sejauh ini, dana yang terkumpul baru ada sekitar 20 juta yen.
Untuk menarik lebih banyak peminat, asosiasi yang terlibat mempromosikan penggalangan dana ini dengan cara yang tidak biasa tapi bisa kita duga: anime. Mereka membuat iklan pendek dengan anime untuk mempromosikan pembangunan masjid tersebut.


Usaha tersebut terbukti cukup sukses, dengan meningkatnya pendapatan donasi sejak video tersebut dirilis ke publik Juni tahun lalu. Perwakilan asosiasi, Yassine Essaadi menyatakan video tersebut sudah ditonton lebih dari 1.2 juta kali setelah dirilis.
Namun beberapa kekhawatiran masih menghantui pembangunan masjid ini, terutama dengan aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam masih merebak dan membuat nama Islam di masyarakat Jepang masih tidak begitu baik.
Jika Masjid ini berhasil dibangun, ini akan menjadi masjid ketiga di prefektur Shizuoka. Shizuoka juga menjadi perhatian muslim di Jepang karena ini adalah 1 dari 3 kota di Jepang yang mempunyai tempat pemakaman umum bagi umat muslim, juga paling besar diantaranya. Tidak hanya tempat ibadah, asosiasinya juga berniat untuk menjadikan masjid ini sebagai tempat sekolah bahasa Arab dan les memasak Islam bagi para penduduk setempat.




Wow! Kolam renang unik anti basah kini telah hadir di Jepang!

Pada suatu pameran yang diadakan di 21st Century Museum of Contemporary Art di Kanazawa, Jepang, para pengunjungnya akan dibuat takjub saat melihat sebuah kolam renang unik anti basah yang akan membuat tubuh dan pakaian mereka tidak mengalami kebasahan saat masuk ke dalamnya. Rupanya, kolam renang sedalam 2,7 meter yang diciptakan oleh seniman asal Argentina bernama Leandro Erlich ini menampilkan ilusi mata yang membuat air di kolam tersebut hanya muncul di bagian atasnya saja. Dengan lapisan air sedalam 4 inci di atas lembaran kaca, kolam yang dinamakan An Illusory Swimming Pool ini ternyata memiliki ruangan kosong di bawahnya sehingga para pengunjung bisa masuk dan berfoto-foto ria, dilansir dari foxnews.com. Seru juga ya, apalagi untuk ber-selfie!
Wow! Kolam renang unik anti basah kini telah hadir di Jepang! (2)
Wow! Kolam renang unik anti basah kini telah hadir di Jepang! (3)

Dia Kakakku

DIA KAKAKKU
Karya Ismi Hidayati
Dia yang selalu ada dalam hatiku,dalam pikiranku,dan dalam khayalku.Dia selalu hadir dalam mimpiku.Entah mengapa,aku selalu merasa nyaman bila berada di dekatnya.Sampai kutahu yang sebenarnya....
Ia bernama Febrian Saputra,aku mengenalnya saat aku dan dia mengikuti lomba pidato bahasa Inggris,setahun yang lalu.Ia orang yang baik,ramah dan sopan.

Kami semakin dekat karena sering latihan bersama sebelum mengikuti lomba.Kak Febrian adalah perwakilan dari kelas XII dan aku perwakilan dari kelas XI,dari sekolah SMAN 9 Jambi.Saat mengikuti lomba pidato antar sekolah,Kak Febrian sering berboncengan dengan motor yang sma denganku.

Kata-katanya yang dewasa,sikapnya yang lembut dan senyumnya yang menawan membuatku terpesona padanya.Aku merasa sangat senang mendapatkan perhatian darinya.Ia selalu memberikan senyuman yang manis kepadaku,hal itu membuatku semakin merasa bungah.Hatiku merasa berbunga-bunga.Namun aku merasa ada orang yang ingin mengambil kebahagiaanku.
***

Suatu pagi ,di sekolah,saat aku dan Kak Febrian sedang berbincang-bincang tentang lomba pidato,Kak Adenia,teman sekelas kak Febrian muncul.
“Febrian...!”panggil Kak Adenia.Kak Febrian menoleh ke arahnya.
“Ada apa?”tanya kak Febrian.
“Kapan kamu main ke rumahku? Ibuku sudah merindukanmu...”kata kak Adenia dengan suara manja.Seraya memegang tangan kak Febrian Kak Adenia terus mengajak Kak Febrian berbicara tanpa memperdulikanku sedikitpun.
***

Malam ini aku duduk di depan meja belajarku sambil membolak balik buku matematika yang ada di depanku.Aku mencoba untuk berkonsentrasi mengerjakan soal-sol matematika itu,namun aku tidak bisa.Pikiranku tertuju pada kejadian tadi pagi.Saaat kak Ade berbicara dengan Kak Febrian dengan nada manja sambil memegang tangan Kak Febrian.Kak Febrian juga terlihat senang dengan perlakuan kak Ade.Aku berfikir,apakah kak Ade adalah perempuan pilihan kak Febrian? Apakah Kak Febrian juga menyukai Kak Ade? Ah.. aku bingung....
***

Pagi ini aku kurang bersemangat pergi ke sekolah.Ada perasaan tak enak yang menyelinap di hatiku,aku mencoba menenangkan hatiku,mungkin itu hanya perasaanku saja.Namun ternyata perasaanku benar,saat istirahat aku mendengar kabar bahwa kak Febrian kecelakaan.Perasaanku tak menentu,aku sangat khawatir dengan keadaannya.Sedih sekali rasanya membayangkan orang yang kita sayangi terbaring di rumah sakit.

Pulang sekolah,aku memutuskan untuk menjenguk kak Febrian di rumah sakit.Aku tahu kak Febrian sangat menyukai buah apel,maka dari itu kubawakan apel untuknya.Setiba di rumah sakit,aku tak langsung masuk ke ruang rawat kak Febrian,karena ku lihat ada seorang wanita paruh baya dan kak Ade di sisi ranjang kak Febrian.Lagi-lagi hatiku merasa gundah,aku berfikir haruskah aku masuk dan bertemu dengan orang yang ingin mengambil kebahagiaanku? Atau aku pergi saja? Tapi.. aku ingin melihat keadaan kak Febrian.Akhirnya kuputuskan untuk masuk dan melihat keadaan kak Febrian.
“Assalamu’alaikum...”ucapku.
“Wa’alaikum salam..”jawab seorang wanita paruh baya itu.

Kulirik sekilas Kak Adenia,namun ia tak memberi respon.Ia tetap berada di tempatnya semula dan berbicara dengan nada manja kepada kak Febrian.Kulihat luka kak Febrian tidak terlalu parah,hanya ada luka jahit di dagunya dan beberapa luka lecet pada tangan dan kakinya.Aku merasa cukup lega.
“Mi.. kenalkan,ini ibu kakak...”kata kak Febrian.Kusalami wanita paruh baya yang ternyata Ibu kak Febrian itu.
“Kalau ini Adenia,sepupu Febrian”kata ibu Kak Febrian.Aku merasa sangat terkejut saat mengetahui bahwa Kak Ade adalah Sepupu kak Febrian.Aku merasa bersalah karena sudah menduga yang bukan-bukan.
“Saya Mia kak...”kataku menutupi keterkejutanku.Kak Ade hanya tersenyum tipis.
“Mi.. makasih ya sudah mau menjenguk kakak...”kata kak Febrian.
“Iya kak,sama-sama.Kakak cepat sembuh ya”kataku.
“Iya..Sekali lagi makasih ya Mi,kamu sudah bawa buah kesukaan kakak,kamu memang adik yang baik Mi..”kata kak Febrian lagi.
“Iya kak,sama-sama”kataku.
***

Malam ini aku kembali berdiam berdiam diri di depan meja belajarku.Aku masih memikirkan kata-kata kak Febrian.”....Kamu memang adik yang baik Mi..” kata-kata itu terus terngiang-ngiang di telingaku.Jadi kak Febrian hanya menganggapku sebagai adik? Tidak lebih? Dan kak Adenia yang kuanggap ingin mengambil kebahagiaanku,ternyata sepupu kak Febrian? Ah.... aku baru menyadari betapa bodohnya aku.Dalam hati aku berjanji,mulai besok,aku akan menerima kak Febrian sebagai kakakku,aku tak akan berharap ia akan menjadi pacarku.Karena dia kakakku,tak lebih dari itu.
PROFIL PENULIS
Nama: Ismi Hidayati
e-mail: ismihidayati26@yahoo.com
facebook: Ismi Hidayati
 
 
 

Aku, Dia dan Mama

uti tadi baca cerpen ini tadi di perpus, jadi uti post aja sapa tau suka
 
Karya Geibs Kojongian
Pagi yang cerah dan kicauan burung merdu membangunkan Geneva dari tidur malamnya. Gea! Itulah nama panggilan untuk gadis yang bernama lengkap Geneva Aurora ini. Gea yang berusia 16 tahun ini langsung bangkit dari tempat tidurnya dan bersiap menuju ke SMA Pelita Harapan. Selain mempersiapkan diri, Gea juga mempersiapkan mentalnya, karena ia tahu banyak tantangan yang telah menunggunya di sekolah.

Langkah Gea begitu berat keluar dari rumah. Hari ini genap satu minggu mamanya menetap di penjara, setelah terbukti melakukan korupsi di perusahaan tempat Geysita, mama Gea bekerja.

Sekitar 15 menit menempuh perjalanan, akhirnya Gea tiba di sekolah yang menjadi neraka baginya beberapa hari ini. Ia turun dari mobil dan memandang gedung elite di depannya. Perlahan Gea melangkah memasuki gerbang sekolah, sambil bertanya pada dirinya, apa dia masih layak berada di sekolah itu?
*****
 

Gea duduk termenung di taman sekolah yang menjadi sahabatnya akhir-akhir ini. Gea berusaha pulih dari masalah yang menimpanya. Tapi, masalah itu terlalu berat dan membuatnya sangat terpukul. Di tambah lagi semua teman-temannya yang menjauh darinya.
“Tuhan, kenapa Engkau berikan cobaan seberat ini padaku? Aku sudah tidak kuat Tuhan…” Rintih Gea dalam hatinya. Air matanya jatuh bercucuran. Di tengah tangisnya, seseorang datang menghampirinya.
“Jangan menangis. Tuhan memberikan cobaan tidak melebihi kemampuan manusia.” Ucap orang itu.
“Kak Evan? Kenapa kakak di sini? Mau mengejek ku?” Tanya Gea dengan ketus.
“Tidak. Kakak di sini mau mendengar cerita mu. Kakak tahu kau butuh teman. Kakak bersedia untuk...” Jawab Evan tenang.
“Sudahlah! Jangan berpura-pura. Aku tahu maksud kakak. Kakak ke sini untuk mendengar cerita ku lalu pergi menyebarkannya kepada semua orang.” Sela Gea. Gea tidak percaya dengan apa yang dikatakan Evan. Karena selama ini dia dan Evan tidak memiliki hubungan lebih dari kakak dan adik di sekolah.
“Gea, kakak tulus ingin menjadi teman mu. Kakak tidak berniat untuk menceritakan perasaan mu pada anak-anak yang lain.Anggapan mu tentang kakak tidak benar.”
Entah apa yang membuat Gea menerima alasan dari Evan itu. Gea menceritakan bagaimana kehidupannya sekarang ini. Gea merasa ia harus menceritakan semuanya.
*****

2 minggu telah berlalu. Kini Gea sudah mulai bangkit lagi. Gea sudah mulai bisa menerima semuanya. Menerima kepergian mama dan teman-temannya. Bangkitnya Gea tidak lepas dari Evan yang benar-benar menjadi temannya.

Pertemuan di taman 2 minggu yang lalu adalah awal perasaan tak wajar yang dirasakan Gea. Tanpa Gea pungkiri perasaan sayangnya pada Evan bukan lagi sebagai kakak beradik. Namun, Gea tidak berani mengungkapkannya karena ia tak mau menghancurkan hubungan yang bisa membuat ia bangkit seperti sekarang ini.
“Kak Evan mana ya?” Ucap Gea pada dirinya sendiri sambil mencari Evan. Dari lantai 2 Gea berusaha menemukan Evan, namun hasilnya nihil. Gea kemudian berjalan menuju tangga, tapi 2 orang kakak kelas datang menghampirinya.
“Ehem…” Sindir salah seorang kakak kelas.
“Permisi kak. Gea mau lewat.” Ucap Gea dengan hati-hati.
“Kalau tidak bisa bagaimana?”
“Tapi kak…”
“Ah, sudahlah jangan membantah. Sadar kamu masih kelas 10. Dasar anak koruptor!”

Gea terdiam mendengar perkataan kakak kelasnya itu. Hatinya kembali tertusuk. Biasanya dalam situasi seperti ini Evan selalu membantunya. Tapi, saat ini dia harus berjuang sendiri. Belum hilang bekas perkataan tadi, Gea kembali mendengar kalimat yang sangat menyakitkan.
“Anak koruptor, asal kamu tahu, kamu itu parasit! Memangnya kamu pikir Evan suka dengan mu?! Mimpi!”

Kalimat itu membuat Gea tak bisa lagi berdiri di tempat itu. Tanpa menunggu lama, Gea langsung menerobos ke dua orang itu dan berlari ke taman sekolah. Sesampainya di taman, tangisnya langsung pecah!
“Ya Tuhan, bantu aku… bantu aku!!!” Rintih Gea dalam tangis.
“Gea? Ada apa dengan mu? Gea?” Tanya Evan yang tiba-tiba datang.
“Kak Evan, lebih baik kakak tinggalkan Gea sendiri. Aku selalu merepotkan kak Evan selama ini. Maafkan aku.”
“Kenapa kamu berkata seperti itu? Gea tidak pernah merepotkan kakak.”
“Sudahlah, Gea sudah mendengarnya kak.”
“Mendengar apa?”
“Kak Evan sebenarnya tidak suka dengan ku. Selama ini aku mungkin seperti parasit dalam hidup kak Evan. Menumpang untuk mendapatkan kebahagiaan...”
“Sssssttttt! Itu tidak benar Gea. Kakak tulus menjadi teman mu.” Sela Evan sambil menarik Gea dalam dekapannya. Berusaha memberikan pelukan paling nyaman untuk Gea. Gea menangis dalam pelukan Evan. Evan membiarkan Gea menangis mencurahkan sakit hatinya. Suasana saat itu terasa sunyi, hanya terdengar suara tangisan Gea dan hembusan angin.
*****

Hari ini tanggal 18 Oktober. Hari ini adalah hari ulang tahun ibu Geysita. Sepulang sekolah Gea langsung menuju toko yang menjual kue tart. Sesampainya di toko, Gea dikejutkan oleh Evan yang ada di sana.
“Kak Evan???” Kata Gea dengan heran.
“Oh, kakak tadinya ingin membeli kue untuk nanti malam kumpul-kumpul dengan teman-teman, tapi nanti saja. Kakak boleh temani kamu menjenguk mama kamu?”
“Em, boleh kak. Tapi…” Gea menggantung perkataannya, karena ia merasa tidak enak pada Evan.
“Tenang saja. Tidak apa-apa kok.” Sela Evan seakan mengerti maksud Gea.
*****

“Bu Geysita, ada yang ingin bertemu dengan Anda.” Ucap pak polisi sambil membuka pintu penjara.
“Oh iya. Terima kasih pak.” Ucap Geysita berterima kasih sambil berjalan keluar. Ibu Geysita berjalan menuju ruang kunjungan. Ketika ia masuk terdengar suara Gea yang mulai bernyanyi dengan kue di tangannya dan lilin berangka 50 tahun yang berdiri tegak di atas kue. Dan lebih terkejut lagi saat melihat orang yang menemani Gea saat itu.
“Apa yang ku berikan untuk mama untuk mama tersayang
Tak ku miliki sesuatu berharga untuk mama tercinta
Hanya ini ku nyanyikan senandung dari hatiku untuk mama

Hanya sebuah lagu sederhana lagu cinta ku untuk mama…”
“Ayo ma, make a wish lalu tiup lilinnya.” Pinta Gea selesai ia menyanyi dengan suara yang mulai bergetar. Mamanya menuruti perkataan Gea.
“Happy Birthday ma. Semoga mama bisa melewati semua ini, lebih kuat, dan jadilah mama yang tegar. Gea selalu sayang mama.” Kata Gea sesudah mamanya meniup lilin.
“Gea… Terima kasih sayang. Terima kasih selalu menyayangi mama… Terima kasih mau menerima kekurangan mama. Mama minta maaf karena selama ini sudah membuat hidup mu susah. Maaf kalau selama ini mama tidak bisa membahagiakan mu, nak. Tapi, Gea harus tahu dalam setiap doa mama, ada nama Gea. Lanjutkan sekolah mu ya sayang. Gapai cita-cita mu. Jangan menyerah.” Pesan mamanya sambil terisak.
“Iya ma… Itu pasti. Mama, kenalkan ini kak Evan. Dia kakak kelas Gea ma. Kak Evan yang menemani Gea selama mama di sini. Dan ini bunga melati putih untuk mama. Ini dari Gea dan kak Evan.”
“Selamat ulang tahun tante. Semoga umur panjang dan sehat selalu.” Ucap Evan
Mendengar Ucapan Evan membuat air mata ibu Geysita semakin deras mengalir. Tak lupa ia berpesan pada Evan untuk menjaga Gea seperti adiknya sendiri.

Di tengah pembicaraan mereka tiba-tiba datanglah seorang polisi.
“Permisi bu, jam kunjungannya sudah habis. Adik-adik mohon untuk keluar.”
Dengan berat hati mereka berpisah. Ibu Geysita berjalan menuju ruang tahanan sedangakan Gea dan Evan berjalan keluar gedung itu.
*****

Semakin hari Gea dan Evan semakin dekat. Semakin banyak hal yang dia lalui bersama Evan maka semakin dalam perasaannya. Kadang Gea menunjukkan perhatian yang lebih pada Evan, namun Evan seakan tak menyadari hal itu.

Suatu saat ketika Gea tidak bisa lagi membendung rasa sayangnya, Gea berniat mengungkapkan perasaanya pada Evan.
“Kak, jalan-jalan yuk?” Tanya Gea saat sedang makan bersama Evan di kantin sekolah.
“Maksud kamu?”
“Ya, jalan-jalan nanti malam. Terserah kemana saja. Bagaimana?”
“Boleh juga. Kalau begitu kakak jemput kamu ya?”
“Baiklah kak.”
*****

“Pokoknya aku harus tampil menarik di depan kak Evan.” Ucap Gea sambil menatap dirinya di cermin. Kali ini Gea membuat penampilannya lain dari biasanya dan ia yakin Evan akan tertarik melihatnya.
Beberapa saat kemudian terdengar mesin mobil di depan rumah. Gea melihat keluar dari jendela kamarnya untuk memastikan bahwa itu adalah Evan. Dan ternyata benar. Gea langsung turun dan berpamitan pada pamannya yang menemaninya di rumah selama ini.
“Om, Gea pergi dulu ya?”
“Iya, hati-hati ya. Jangan pulang terlalu malam.”
“Iya om.”

Setelah berpamitan Gea langsung keluar. Memang benar kalau Evan terpana melihat penampilannya hari ini. Namun, Evan bertanya-tanya, kenapa Gea berpenampilan lain dari biasanya?
“Sudah siap?” tanya Evan dengan sebaris senyum.
“Sudah kak.” Jawab Gea dengan senyum pula.
“Ya sudah. Ayo naik.” Ucap Evan sambil membuka pintu mobil.

Evan menancap gas. Membawa Gea ke suatu tempat.
“Kita mau kemana kak?”
“Ke suatu tempat yang indah.” Jawab Evan dengan senyum sambil memandang ke depan. Mendengar jawaban Evan, Gea diam saja.

Sekitar 20 menit akhirnya mereka sampai di sebuah bukit. Pemandangan di tempat itu sangat indah, suasananya pun sangat tenang.
“Wow. Sungguh indah!” Ucap Gea yang mengagumi semua yang ada di bukit itu.
“Ini tempat ku melepas keluh kesah. Di saat aku ada masalah, tempat ini selalu menjadi sahabat ku. Anginnya yang bertiup lembut seakan mendengar semua cerita ku. Kalau kamu mau cerita semua masalah mu, cerita saja. Tempat ini pasti akan setia mendengarnya.”

Evan berjalan menuju kursi yang ada di bukit itu. Gea pun mengikutinya. Gea langsung duduk di samping Evan dan mulai bercerita.
“Saat mama pergi, aku bagaikan anak kecil yang jatuh di sumur yang dalam. Takut, menangis, dan tak tahu bagaimana memanjat ke atas. Beberapa hari seperti itu. Dan Tuhan mengirimkan malaikat-Nya untuk mengangkat aku. Ia menjulurkan tali untuk ku memanjat. Dan akhirnya aku bisa keluar dari sumur itu. Aku sakit, tak mampu berdiri walau sudah keluar dari tempat itu. Malaikat itu dengan tulus menemani ku, mambantu ku agar bisa sembuh dan bisa berdiri lagi. Dia ada saat dunia menjauhi ku. Aku sangat menyayangi malaikat ku itu. Tiap hari aku memikirkannya, hingga perasaan sayang yang lebih mulai tumbuh hingga sekarang. Awalnya aku bisa menyimpannya. Tapi, ternyata aku tak sekuat itu. Aku tak bisa lagi membendung rasa cinta ku itu.” Gea menutup ceritanya. Evan kaget dengan cerita Gea. Dia tak menyangka kalau ketulusannya membuat Gea jatuh hati padanya.
“Ge… Gea?” Kata Evan yang masih kaget.
“Bagaimana perasaan kak Evan pada ku?” Tanya Gea sambil memandang Evan.
“Gea, kakak minta maaf…” Ucap Evan tertatih. Air mata Gea mulai keluar.
“Gea, kakak memang sayang pada mu. Tapi hanya sebagai adik. Ada satu hal yang tak kamu tahu adik ku.”
“Apa?”
“Se… sebenarnya kamu itu adik ku… Kamu dan aku kakak beradik. Dulu mama dan papa bercerai saat kau baru lahir. Aku dibawa papa, dan kamu dibawa mama. Saat aku kelas 1 SMA papa meninggal. Dan seakarang aku tinggal di rumah om kita. Setahun yang lalu aku bertemu dengan mama. Dia meminta ku untuk menjaga mu. Menjaga mu dari jauh. Mungkin tanpa kau tahu, selama kurang lebih 1 tahun ini, aku selalu memerhatikan mu…”
“Ja… jadi, kau itu kakak ku?”
“Iya. Kau tahu arti Geneva di nama mu?”
“Apa?”
“Nama mu gabungan nama kita berdua. Gea dan Evan. Dan aku pernah berjanji ketika aku besar, aku akan menjaga mu.”
“Kak, Gea mungkin bisa kehilangan kakak sebagai teman. Tapi… Gea tidak bisa kehilangan kak Evan sebagai kakak kandung Gea. Sekarang Gea tahu kalau di dunia ini Gea tak sendiri. Gea masih punya kakak yang selalu ada untuk Gea. Kak, bisakah kakak mengantarku ke makam papa?”
“Bisa! Sangat bisa. Ayo kita pergi.”
Mereka berdua langsung beranjak dari bukit itu, dan pergi menuju makam papa mereka. Hari itu perasaan Gea begitu lega. Lega karena ternyata Evan bukan teman atau pacar yang hanya bisa dimiliki sementara, tapi kakak yang dimilikinya untuk selamanya.
*****
PROFIL PENULIS
Nama : Geibs Kojongian
TTL : Kotamobagu, 28 Sep 1995
Umur : 17 Tahun
Facebook. : Geibs Biverly Kojongan
 
 
 

 

Cinta Berat Sama Mama, Kacian Papa

Nih Uti kasih cerpen yang tadi pagi Uti baca

karangan: Wito Karyono

Dini buakan cewe pertama yang aku taksir. Tapi baru kali ini aku sangat gundah memikirkannya. Sangat ingin memacarinya. Ia adalah siswi SMA kelas III IPA2 sementara aku kelas III IPA1.

Hari-hari selama di sekolah membuatku tak lagi tenang.Jam pelajaran menjadi terasa panjang. Sebaliknya jam istirahat merupakan saat-saat yang sangat kunantikan sekaligus menegangkan.

Mulanya aku diam-diam menaksir gadis berambut sebahu itu.Aku malu jika ketahuan orang lain. Namun lama-lama semua teman mengetahuinya. Dan aku pun tak lagi peduli dengan hal itu.

Aku hany ingin Dini mengetahui bahwa aku menyukainya.Bahwa aku suka dengan senyumnya, dengan tawanya, dengan lirikannya, mungkin juga dengan marahnya. Aku ingin Dini tahu bahwa aku siap melakukan apapun untuk membahagiakannya.

Bersama seorang teman, aku penah mengunjungi rumahnya. Aku pura-pura meminjam catatan pelajaran matematik dimana aku lupa menyalinnya di sekolah.

Di luar dugaan, Dini mau meminjamkannya meski dengan catatan harus dikembalikan esok harinya. Aku tentu memenuhi janji itu, yakni mengembalikan buku tepat waktu.

Episode itu berlangsung teramat singkat. Padahal seharusnya aku bisa mempermainkan waktu lebih panjang. Aku sangat menyuksi Dini tapi tak mau peerasaanku mudah ditebak.

"Ah, Dini andai saja adikalau mengetahui perasaanku."

Seorang kawan yang tergolong cowok playboy di seklah mengataiku sebagai cowok polos, Katanya, saat Dini memperbolehkan bukunya dipinjam, itu pertanda bahwa ia telah memberikan sebagian kecil hatinya untukku.

Mestinya,kata dia lagi, saat itu aku kreatif. Maksudnya, aku bisa mnyelipkan surat dalam bukunya. Surat itu bisa brisi apa saja. Bisa ucapan terimakasih, pujian, hingga curahan perasaan. Dari surat itulah aku bisa melangkah lebih jauh. Dini pasti membacanya.

Sejak saat itu aku berusaha belajar menulis surat cinta. Aku membeli buku yang membahas soal itu. Aku juga tanya dengan kawan-kawan yang berpengalaman. Lalu entah sudah berapa lembar kertas yang telah aku sobek, karena selalu tak puas dengan coretan perasaan yang aku tuangkan untuk Dini.

Suatu ketika saat Pak Widjanarko, guru matematika menerangkan pelajaran di depan kelas, semua siswa menyimak serius. Tanpa sadar aku malah membuka konsep surat cinta untuk Dini yang hampir rampung. Aku membaca kembali perlahan. Lalu mengoreksinya kembali.

Rupanya tingkah polaku ketahuan Pak Widjanarto. Sang guru matematika yang dikenal Killer itu tiba-tiba saja sudah berdiri disampingku. Dengan memaksa ia merebut kertas berisi surat cinta dari tanganku.

Setelah dibacanya sebentar ia mengembalikan lagi kertas itu kepadaku. Namun dengan sebuah perintah yang tajam dan keras. "Sekarang kamu baca isinya di depan kelas. Baca keras-keras!"

Seperti kerbau dicocor hidungnya, aku pun maju kedepan kelas dan membaca surat cintaku untuk Dini keras-keras. Hampis semua murid di kelas tertawa meski ditahan karena takut kena marah Pak Widjanarko.

Aku malu bukan main. Tetapi lebih dari itu aku takut peristiwa memalukan itu sampai di dengar Dini.

***

Sepekan kemudian aku mencoba melupakan pengalaman horo itu. Aku tidak dendam pada Pak Widjanarko, toh surat itu sudah di robek-robek atas perintahnya. Bayangnya jika surat cinta tersebutmenjadi barang bukti atas kebodohanku?

Aku agak tenang karena cerita itu  untungnya tak sampai di dengar Dini. Sambil menunggu hati tenang, aku bertekad untuk mengatakan perasaan di hati ini langsung kepada Dini. Tentu pada waktu dan tempat yang tepat.

Suatu malam aku beranikan diri datang kerumah Dini. Di depan rumahnya yang berhalaman cukup luas, lamat-lamat aku dapati sebuah sepda motor Honda GL. Detak jantungku  langsung berdegub kencang.Aku yakin sepeda motor itu milik seorang cowok saingan beratku.Dugaanku benar, begitu masuk di pekarangan aku melihat Dini sedang mengobrol dengan seorang pria dengan berbadan tgegap dan berambut cepak di ters rumah.

Aku hendak balik kanan, karena takut mengganggu keasyikan Dini. Namun langkahku terhenti karena sang pujaan hati memanggilku.

"Guh,mau kemana. Masuklah," teriaknya. Aku segera menoleh dan menuruti ajakannya.

Dini lalu memperkenalkanku dengan pria tersebut yang ternyata seorang taruna Akbari, kakak kelas Dini saat di SD. Merasa tak enak,setelah basa-basi menanyakan kapan ulangan semesteran kepada Dini, Aku pun pamit pulang. Dini tak lagi menahan.

Besoknya , aku jadi tahu bahwa lelaki berambut cepak itu telah dijodohkan dengan Dini. Dan sudah menjadi rahasia umum di tempatku ketika itu, bahwa mempunyai pasangan hidup seorang taruna Akbari menjadi impian banyak wanita dan orang tuanya. Demikian juga aku yakin dengan keluarga Dini.

***

Bahwa rezeki dan jodoh Tuhan yang mengatur ternyata bukan isapan jempol semata. Singkat kata, aku akhirnya berjodoh dengan Dini tanpa melalui surat cinta. Setelah lulu SMA tanpa dinyana, kami diterima di perguruan tinggi  yang sama, jurusan berbeda. Dini Fakultas Sastra, aku Fakultas Hukum.

Tepatnya pada tahun ketiga kami jadian. Komitmen menjalin hubungan serius muncul beberapa saat setelah Dini putus cinta dengan kekasihnya. Pria tegap dan berambut cepak itu rupanya tak sabar menanti Dini lulus kuliah, sementara ia telah menjadi perwira muda yang bertugas di luar jawa. Dan konon, sudah punya calon istri yang siap dinikahi.

Aku pun menjadi tempat yang tepat untuk curhat. Sebaliknya aku seperti memperoleh kembali merpati yang sempat pergi.

Begitulah, setelah lulus kami kemudian menikah dan di karuniai tiga anak perempuan, sama persis dengan Dini bersaudara, perempuan semua. Kami tinggal dan bekerja di Ibukota Jakarta.

Saat mengandung anak pertama, tiba-tiba Dini minta dibuatkansurat cinta. Sebuah surat cinta yang isinya harus sama persis dengan surat cinta yang telah aku robek saat pelajaran matematika di SMA.

Rupanya, istriku mendengar cerita kala itu. Ia mengaku penasaran karena yang menjadi objek dalam surat itu adalah dirinya.

Tentu saja aku masih ingat isinya. Dan aku tidak keberatan menuliskannya lagi. Apalagi ia memberi embel-embel keinginannya sebagai keinginan sang jabang bayi alias nyidam. Nyidam surat cinta? Kedengarannya aneh memang.

Setelah surat selesai dibuat dalam tempo singkat, Dini lalu menerima  dan membaca pelan-pelan. Aku menunggunya dengan berdebar-debar. Tak lama kemudian Dini tersenyum dan memeluk surat itu dalam dekapannya. Ia tampak begitu bahagia. Anak pertama kami pun lahir begitu sempurna. Cantik,rambut tebal, kulit putih dan bersih, sebersih buah cinta kami yang tulus.

***

"Emang isinya surat itu kayak apa sih. Jadi penasaran," kata Amanda (20 tahun) anak pertama kami, yang kini semester empat di Fakultas Psikologi.

"Iya bacakan saja Ma.… Ninda juga penasaran,” kata Aninda (13 tahun), anak kedua kami, yang kelas 2 SMP.

Mungkin ingin bereaksi seperti kakak-kakaknya, namun tak tahu apa yang mau diucapkan,  si bungsu Aghnia (5 tahun) yang masih TK B pindah duduk dari pangkuan ibunya ke pangkuanku.  Eyang kakung dan eyang  putri ikut mendengarkan sambil tersenyum-senyum.

Ketika itu kami memang tengah berkumpul di rumah mertua, mudik ke kampung halaman yang telah menjadi tradisi tahunan.

Kami tertawa-tawa mengenang masa lalu. Melihat foto-foto jadul kami semasa kuliah dan semasa SMA. Juga foto-foto Dini dan saudaranya sewaktu SMP, SD, bahkan bayi. Beruntung Dini punya orangtua yang telaten menyimpan album foto anak-anaknya.

Dari tiga bersaudara hanya Dini yang selalu mudik setiap tahun. Kakak Dini ikut, suaminya yang anggota TNI ke Papua, sedang adik Dini juga diboyong suami ke luar negeri, yakni Italia. Jadilah menjadi kewajiban kami untuk sowan mudik setiap tahun.

Tiba-tiba Dini keluar lagi dari kamar dengan membawa secarik kertas. Secarik kertas itu adalah surat cinta yang ditunggu-tunggu.  Ia memberikan surat itu kepadaku untuk membacakannya.
Inilah kali kedua aku membacakan surat cinta untuk Dini, setelah 25 tahun lalu.

Untuk Andini
Cewek Tercantik di Sekolah
Jika saat ini ada pemuda paling gundah sedunia. Asal kamu tahu, akulah orangnya.
Jika saat ini ada pria paling susah tidur setiap malam. Kamu boleh tahu, akulah orangnya.
Jika saat ini ada orang sedang sangat kasmaran, ketahulan Dini, akulah orangnya.
Aku gundah dan tak bisa tidur hanyalah memikirkan satu orang, Dinilah orangnya.
Aku kasmaran berat hanya pada satu orang pula. Satu orang itu Dinilah namanya.
Diniku yang tercantik
Aku tak akan pernah lelah menyukaimu.
Miss You
Teguh Mahardika.

Setelah surat dibaca hening langsung menyergap. Aku dan istriku sempat melirik ke arah anak-anak kami, menunggu reaksi.

“Lumayan, ternyata Papa romantis juga.” kata Amanda.
“Papa cinta berat sama mama ya. Kacian deh Papa…,” ucap Aninda.

Lalu senyum kami meledak menjadi tawa ketika si bungsu ikut komentar: “Aku ora ngerti, ora ngerti…” ucap Aghnia dalam bahasa Jawa.

Selama di kampung halaman neneknya, bocah itu memang sedang beradaptasi belajar bahasa Jawa meski kerap membuat tertawa pendengarnya.




                                     

Wow! 6 Ayat Alquran ini Mendorong Umat Manusia Untuk Jadi Traveler!

   Kata siapa traveling hanya untuk kalanagan yang berduit (kua Uti :v ). Bahkan ada 9 ayat Al-Quran yang mendorng mausia untuk traveling,jalan-jalan, dan mengembara!

Image via longchampsaces.com/

Contohnya aja Surat Al Mulk, ayat 15

Image via www.quran30.net

Dari ayat di jelas disebukan bahwa dunia adalah satu hamparan luas terbentang yang perlu dijelajahi oleh manusia.

Image from blogs.traveler.es

Nggak cuma itu, Islam sejak awal memang telah mendorong manisia untuk mengembara demi ilmu pengetahuan. Aallah SWT menegaskan agar manusi bisa melihat alam,melihat peninggalan peradaban sebelumnya, berkenalan dengan berbagai bangsa dan sebagainya.


Apa tujuannya? Apalagi kalau bukan untuk meningkatkan pengetahuan manusia tentang kehidupan dan mendalami pengtang tentang Sang Pencipta.


Ketika kita menjelajahi dunia, Allah telah mengisyaratkan untuk tidak hanya melihat dengan mata kepala, tetapi juga dengan mata hati .


Sekali lagi, tidak seharusnya traveling untuk memerlukan biaya yang tinggi.

Image via pinterest

Merujuk pada kisah zaman dulu, ada banyak pengembara yang berkelana, bahkan meninggalkan keluarga tanpa membawa banyak uang. Lalu semakin banyak tempat di jelajahi, ia semakin tunduk dan rendah hati. Semakin banyak yang dijelajahi, ia banyak yang dipelajari,merasa semakin bodohlah ia.


Untuk itu, di bawah ini ada 8 ayat Al-Quran yang mendorong manusia untuk traveling dan menjelajahi seluruh dunia.

1.Surat Muhammad Ayat 10.

Image via quran30.net

2. Surat Luqman Ayat 31

Image via quran30.net

3. Surat Yusuf Ayat 109

Image via quran30.net

4. Ar-Rum Ayat 42

Image via quran30.net

5. Ali'Imran Ayat 137

Image via quran30.net


 Tapi tahukah kalin, apa lagi satu kelebihan orang yang sedang mengembara?
Doa orang mengembara termasuk doa yang mujarab.

Image via Islampos.com



Jadi yang mau mengembara? mengembaralah, traveling lah. Nikmati dalam hati, sisihkan sebagian uang mulai sekarang. Tiada hasil yang mengkhianati usaha. Dengan Izin-Nya,kita semua dapat berkesempatan untuk menyaksikan kebesaran-Nya.




90% Orang Indonesia Gagal Paham Sama Komik Ini!!

1.GPS


2.Celana Terbalik
1

3. Harta Karun4
4. Moshing5
5. Galer7
6. 2 Cara Melihat Mahasiswa Rapi atau Gak Berdasarkan Cara Menggunakan Odol

7. Pecinta Alam
8.Es Teh Anget
9. Azis
10. Guru VS Murid
11. Kalau udah ngerti pasti ngakak..
12. Siapa yang kucing??
13. Tips dapet celana murah!
14. Cewek
15. Peraturan yang aneh?
16. Gocok sebelum diminum.
17. Saras Pahlawan Kebaikan
18. Pertanyaan Kelasik
19. Siapa yang gagal paham?
20. Rasis
21. Beda warna 

Nomer berapa aja yang buat kalian mengerutkan dahi?  (kalo Uti sh no 2,4,7,9,11,16,14)Nomer berapa aja yang buat kalian ngakak?   (kalo Uti 10 sama 18)
Kalau ada yang bikin kamu gagal paham, share di bawah . Pasti akan dijelasin oleh pembaca lainnya :D